Ini adalah tulisanku saat daurah, waktu itu dapat tugas. Hehe, baru buka-buka lagi tulisan lama.
“Ku Pilih Jalan Ini, Semoga
Allah Memilihku Berada Di Atasnya”
Hidup adalah sebuah pilihan. Mungkin kalimat itu sering kita
dengar dari banyak orang yang kita temui. Jika hanya mendengarnya, mungkin
takkan bermakna apa-apa, tapi itulah kenyataan yang sering kita hadapi, mau
ataupun tidak, suka atau tidak suka. Ketika diajak pergi makan -misalnya- kita
bisa memilih mau ikut atau tidak, memilih sekolah yang akan kita masuki,
memilih pakaian yang ingin kita kenakan, memilih jalan mana yang ingin kita
ambil ketika pergi ke kampus atau sekolah, dan pilihan-pilihan lain. Begitupun
dengan jalan dakwah, kita harus memilih mau berada di atasnya atau berpaling ke
jalan lain.