salam

MySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace LayoutsMySpace Layouts

Senin, 10 Juni 2013

Fitoestrogen

Jurnal penelitian berjudul “The Estrogen Receptor Relative Binding Affinities of 188 Natural and Xenochemicals: Structural Diversity of Ligands” yang dalam bahasa Indonesia berarti,” Afinitas Ikatan Relatif Reseptor estrogen dari 188 Natural dan Xenochemical: Diversitas structural dari Ligan” ini menstandardisasi uji kompetitif- ikatan (competitive-binding) Reseptor Estrogen (Estrogen receptor, ER) untuk menentukan afinitasnya pada golongan besar senyawa kimia berdasarkan struktural. Pengujian ini menggunakan uteri tikus Sprague-dawley yang diovariektomisasikan. Uji kimia discreen pada konsentrasi yang tinggi untuk menentukan apakah senyawa kimia berkompetisi dengan [3H]-estradiol untuk ER. Pada jurnal ini diuji 188 senyawa kimia untuk menentukan kurva ikatan dan nilai RBA dan IC50 yang menunjukkan afinitas untuk ER pada deret pertama. Dari 188 senyawa kimia yang diuji, 100 terikat pada ER sementara 88 tidak. Di antara senyawa kimia yang terikat, diketahui senyawa baru yang terikat pada ER yaitu 4-benziloksifenol, 2,4-dihidroksibenzofenon dan 2,2*-metilenebis (4-klorofenol). Dengan demikian diketahui bahwa beberapa karakter structural seperti struktur cincin memiliki peran penting terhadap ikatan ER.

Latar belakang
Berbagai senyawa kimia sintetis telah digunakan di lingkungan, beberapa dengan jumlah yang besar, selama beberapa waktu terakhir ini. Fakta ilmiah meningkat secara cepat memprediksi bahwa banyak dari senyawa kimia ini dapat mempengaruhi proses biologis normal, secara hormonal yang mengarahkan pada efek yang tidak diinginkan dan/atau fungsi reproduktif pada kehidupan liar, hewan dan manusia coba. Kontaminan lingkungan ini dapat merubah fungsi normal sistem endokrin dan reproduksi dengan meniru atau mencegah aksi hormone endogen, memodulasi produksi hormone endogen, atau merubah populasi reseptor hormone. Senyawa kimia yang demikian disebut “pengganggu endokrin”. Mekanisme utama gangguan endokrin ini yaitu ikatan xenochemical pada ER. Mekanisme lainnya yaitu mediasi reseptor, seperti inhibisi atau stimulasi metabolism hormone, aksi yang ikut serta pada regulasi berbagai saraf pusat atau pituitary, atau merubah serum protein hormone-binding.
Telah ditunjukkan bahwa sejumlah kontaminan lingkungan dapat berfungsi sama dengan estradiol, termasuk bisofenol A, alkilfenol, PCB, kepon, dan golongan paraben. Ketika ER berikatan dengan hormone endogennya, aktivasi subsekuen dari hasil ER pada konformasinya berubah, interaksi protein dan transkripsi gen. hasil pada jurnal ini mewakili  data keberagaman terbesar dan terbanyak yang secara public tersedia untuk senyawa kimia yang terikat pada ER. Data ini dapat dikembangkan untuk model robus 3D-QSAR kualitas tinggi, maupun ,memisahkan model chemometric, juga data ini berguna untuk membandingkan hasil ikatan ER dari sejumlah besar senyawa kimia dengan pengujian yang berbeda.

Bahan dan Metode
Senyawa kimia: basa trizma, trizma HCL, gliserol, EDTA, ditiotreitol, dan natrium azida diperoleh dari Sigma. The [2, 4, 6, 7, 16, 17–3H]-E2 (141 Ci/mmol) digunakan pada  uji competitive-binding diperoleh dari Dupont-New England Nuclear (Boston, MA). Hydroxylapatite diperoleh dari Bio-Rad Laboratories (Hercules, CA) dan UltimaGold scintillation cocktail dibeli dari Packard Instrument Company (Meriden, CT). Sumber dan kemurnian (ketika tersediauntuk tiap senyawa kimia yang diuji disediakan dalam bentuk tabel dengan hasil dari uji  competitive-binding.
Uterine cytosol (estrogen receptor) preparation. Dewasa (retired breeders; 244.87 6 18.27 days of age), tikus Sprague-Dawley tidak hamil (n 5 188; NCTR:SDN, seekor tikus albino outbred dengan stok asli dari tikus CRL:CD [SD]BR, diperoleh pada tahun 1979 and dikembangbiakkan sebagai koloni tertutup) dipertahankan pada lingkungan terkendali (23°C and kelembaban 50%) pada siklus 12-jam terang/gelap (cahaya pada  0600 h). hewan yang diterima tikus Purina makan dan minum air yang ditambah libitum. Betina (rata-rata 14 tikus per batch sitosol) diovariektomisasikan minimum 10 hari utama untuk preparasi reseptor. Setelah dikorbankan dengan CO2 asphyxiation, uteri dikeluarkan, dipotong lemak berlebih dan mesentri, disimpan pada buffer TEDG beku10 mM Tris, 1.5 mM EDTA, 10 mM dithiothreitol, 10% glycerol, pH 7.4). uteri yang tergenang di tempatkan pada buffer TEDG yang sejuk dan beku pada konsentrasi 1.0 g jaringan/10 ml buffer. Setelah pre-cooling (4°C) pemeriksaan homogenasi, jaringan uterine dihomogenasi pada 4°C dengan Polytron homogenizer (Brinkman Instruments, Westbury, NY) menggunakan 5-s penuh. Hasil homogenasi dipindahkan ke tabung pre-cooled (4°C) ultracentrifuge and disentrifuge pada 105,000 3 g untuk 60 min pada suhu 4°C.  Setelah sentrifugasi, supernatant kaya-ER dituang pada 15-ml tabung kerucut (;3 ml/aliquot; ;12 aliquots/average cytosol batch), dan disimpan pada suhu –70°C hingga digunakan pada uji kompetisi.
Kesimpulan

Singkatnya, studi akhir-akhir ini telah menganalisis sejumlah besar keberagaman senyawa  kimia secara struktural dan hubungannya dengan kemampuannya untuk mengikat pada ER uterin tikus. Dibandingkan dengan data lain yang telah dipublikasikan, jurnal ini terbesar dan terbanyak menggunakan senyawa kimia menggunakan uji tunggal. Dengan menentukan kelompok besar senyawa kimia, kita dapat mengidentifikasi senyawa kimia yang sebelumnya tidak diketahui dapat berikatan dengan ER. Afinitas ikatan relative dari senyawa kimia yang beragam ini biasanya sangat berhubungam dengan sifat struktural spesifiknya. Normalnya, struktur cincin menyeluruh penting untuk kemampuan senyawa kimia berikataan dengan ER. Keberadaan cincin fenol diindikasikan sebagai afinitas senyawa kimia untuk ER. Dan perubahan dalam hidroksilasi dan sisi alkil rantai panjang juga mempengaruhi RBA senyawa kimia.

Selasa, 15 Januari 2013

Materi Tabligh Akbar: Penaklukan Konstantinopel


Tabligh Akbar- FATHU AL-QONSTANTINIYYAH (Duruusun wa ‘Ibr)
@Meskam, 12/1/2013

Muqaddimah
Sungguh  musibah yg ssungguhnya adalah musibah terhadap agama kita. Do’a dari rasulullah: agar terhindar dari musibah trhdp agama (termasuk di antara musibah agama ini ialah pelecehan-pelecehan islam, dsb).Di Indonesia saat ini (hinggan Januari 2013) paling tidak ada 2 musibah yang perlu dijadikan ibrah: musibah fisik dan fid-dien. Beberapa kasus musibah ad-dien: menteri yg mencoba mobil kebanggaan dengan harga yang tinggi, ia melakukannya didahului cara tolak bala (salah satu hal yang menuju kesyirikan) dan ternyata mobil tersebut (qaddarullah) malah mengalami kecelakaan; ada pula seorang jenderal yg mengomentari syari’at islam akibat adanya hukum baru yang ditetapkan di NAD à dia bahkan berkata bahwa walaupun syari’at islam ditegakkan tidak akan mengurangi kemaksiatan karena “katanya” tingkat pemerkosaan di Saudi Arabia lebih tinggi dari Negara-negara di eropa:: Selain menentang syari’at Allah, dia juga BERBOHONG karena dari survei-survei ilmiah dan otentik malah Negara Eropa lebih tinggi dibanding Saudi Arab, bahkan ada 1 situs yang menunjukkan Saudi Arab sebagai Negara kedua terbawah dalam tingkat pemerkosaan. Musibah fisik: Perlunya kewaspadaan yang tinggi pula terhadap musibah ini, untuk mengingatkan mengenai kelalaian dan kesembronoan muslim/muslimah/dll; setiap kita harus mengetahui apa yg dilakukan saat musibah terjadi.

Materi
Dalam sejarah penaklukan konstantinopel, berubah arah sejarah sebelum dan sesudah penaklukannya.
Diawali oleh berita gembira dan motivasi dari sunnah rasul. Beliau pernah memberikan gambaran masa depan/prediksi yang pasti terwujud (nubuu’at). Di antara nubuu’at itu, adalah Rasulullah ditanya tentang kota mana yang lebih dahulu ditaklukkan oleh kaum muslimin (Konstantinopel atau Roma)? Nabi menjawab dengan tegas, yang dibuka pertama kali adalah kotanya Heraklius (Kontanstinopel)”(hadits ini Hasan), terjadi pada khilafah Utsmaniyyah jatuhnya konstantinopel, dan pasti akan terjadi yang kedua (Roma).
Hadits dua:
Konstantinopel pasti akan ditaklukan, pemimpinnya(yang menaklukkannya) adl sebaik2 pemimpin dan pasukannya adl sebaik2 pasukan. (H.R Imam Ahmad dlm musnadnya, Bukhari dlm Tarikh Al-Kabir, dll)
Hadits dua ini memberikan inspirasi dan motivasi yg besar kpd kaum muslimin utk menaklukan konstantinopel krn ada kemuliaan yg disyaratkan oleh hadits tsb.
8 abad kemudian, apa yg dikabarkan oleh Rasulullah  terjadi dan konstantinopel telah dikuasai kaum muslimin. Telah terjadi beberapa kali ekspedisi kaum muslimin yg mencoba utk menaklukkan konstantinopel tetapi Allah menakdirkan seorg pemimpin ke-7 daulah utsmaniyyah, Muhammad Al-Fatih yg pasukannya tdk  pernah meninggalkan shalat wajib dan tahajjud sejak baligh hingga akhir hayatnya dan senantiasa berpuasa sunnah, dan Muhammad AL-Fatih sendiri tdk meninggalkan shalat wajib, tahajjud, dan rawatib sejak baligh hingga akhir hayatnya begitupula dengan puasa sunnah. Ia meneroboskan sebuah taktik perang yang sangat luar biasa dan pertama kali bagi strategi perang yaitu melayarkan kapal-kapal laut di daratan. Bahkan strategi ini belum pernah terulang untuk kedua kalinya.
Sultan Muhammad Al-Fatih, 20 April1249 M (Gubernur pd umur 12 tahun, sbg sultan pd umur 22 atau 25 thn). … Pada kisah masa kecil beliau, menunjukkan betapa pentingnya tarbiyah (unsure ta’did=pembinaan dari kecil) karena Muhammad al-fatih ini diajari oleh guru dlm berbagai bidang keimanan dan keilmuan, ia diajar oleh seorang ulama terbaik pada masanya. Pembinaan dan pendidikan bkn hanya dgn teori ttp dgn pelatihan2, penegasan2, dan berbagai praktik.
n      Intermezzo: Nabi Sulaiman telah terdidik dari awal oleh ayahnya (Nabi Daud) trhdp ilmu dari ia kecil, dalam suatu gambaran, Nabi Daud digambarkan dengan ilmu dan Nabi Sulaiman dengan Pemahaman.
Pada kisahnya, Muhammad Al-Fatih dekat dengan ulamaa’ dan kata ‘ilmu dan ulamaa’ berulang-ulang kali tersebut pada kisahnya bahkan dalam wasiatnya.
Dalam perjalanannya, kisah Muhammad Al-Fatih dalam menaklukkan konstantinopel penuh dengan semangat, perjuangan, dan pengorbanan yang besar. Ia harus memutar dengan membawa kapal-kapal berlayar di daratan agar ia dapat mengancurkan sebuah benteng yang sangat kokoh. Benteng yang terdiri dari 3 lapis; lapis 1 adalah parit, dan dua lapis benteng lainnya. Kota yang dihimpit oleh teluk dan sungai yang seakan mustahil seorang dapat melaluinya. Ia memang harus memutari daratan, sebab setiap kapal yang melalui teluk untuk menerobos benteng tersebut akan dihancurkan oleh rantai yang disiapkan oleh prajurit Konstantinopel.
Dengan berbekal keimanan yang kuat dan semangat yang tak pernah surut, Sultan Muhammad Al-Fatih menyemangati pasukannya yang luar biasa untuk mengangkut kapal yang jumlahnya banyak tersebut. Hingga akhirnya, ia mendapatkan pertolongan dari Allah berupa seorang ahli meriam yang sebenarnya berdiam di Konstantinopel, namun karena petinggi konstantinopel merasa kemampuan orang tersebut tidak begitu dibutuhkan akibat bentengnya yang kokoh dan bayaran yang tinggi, maka kemampuannya pun dipendam di dalam benteng Konstantinopel. Saat mendengar kedatangan Muhammad Al-Fatih inilah sang ahli meriam tersebut bekerja untuk sultan dengan bayarannya 4 kali lipat dari yang diberikan orang Konstantinopel, sebuah pengorbanan besar memang dibutuhkan. Saat itulah, detik-detik kehancuran kekafiran di Konstantinopel tampak dan cahaya Islam mulai terbit.

1. Pelajaran dari kisah ini, 3 hal yg dianggap kecil:
a. Niat, motivasi
Pasang cita-cita yang besar, motivasi yang besar di dalam hati kaum muslimin.
b. Tekad
Rencana yg matang; ada belajar yg baik dan musywarah.
c. Memulai
Setelah kedua hal, maka memulainya adalah hal yang harus dilaksanakan.
Pentingnya beberapa hal dalam kisah ini
2. Pentingnya iltizam
3. Pentingnya tanzhim
4. Pentingnya jumlah

Selasa, 25 September 2012

Jika Harus Berkisah Cinta

Bismillaahirrohmaanirrohiim
"Dengan asma Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang"

Bukankah lima kata ini penuh dengan emosi? C-I-N-T-A.
Hingga telah banyak manusia yang merangkainya dengan bait-bait yang indah, dengan kata-kata yang memesona, dengan lantunan penuh penjiwaan. Banyak di antara kita yang tersenyum geli mendengar kata ini, begitu pula wajah yang sekonyong-konyong bersedih. Kata yang penuh dengan keajaiban. Bahkan dalam bahasa Arab pun, cinta memiliki banyak kosa kata berbeda menandakan besar maknanya.

Kamis, 20 September 2012

Kami Melepasmu dengan Do'a

Bismillaah..

Alhamdulillaah, aku memuji Allah ta'ala yang telah mengembalikan fathiyah(1) ke pangkuanku. Sungguh sangat banyak yang ingin kembali kuceritakan padanya. Dan kini aku pun ingin mengungkap kata yang telah lama terangkai di dalam benakku, tentangnya, yang kucintai karena Allah, kini telah menetapkan langkah mendahuluiku, Saudariku tercinta yang telah tiada...

Minggu, 16 September 2012

Dan Ia Kembali Merenung

Di tengah semak belukar yang tak begitu menghanyutkan, gemericik air masih menemani sesosok kelopak yang tak begitu menarik bagi sebagian manusia yang melewatinya. Gemericik itu berasal dari sederetan genangan yang masih saja membasahi sebuah kota manusia. Sesekali kelopak itu melambai, mengikuti hembusan angin yang menariknya lembut ke kanan dan kiri. Di sudut kelopak itu, nampak setitik embun yang enggan menjatuhi gundukan cokelat di bawahnya. Ia, dengan semak dan genangan air itu menangis.

Para manusia yang melaju tak sedetik pun menoleh kepadanya, sekedar tersenyum menyapa sosok mungil yang tengah bersedih itu. Semak tahu bahwa itu akan mustahil bagi sang kelopak. Genangan lebih menyadari lagi kesedihan kelopak yang takkan berujung itu. Seakan semua angan kelopak hanya 'kan menyisakan keresahan tanpa ujung, jalan tanpa akhir.

Sinar mentari mulai menipis dan tampak rona kemerahan di ufuk barat langit, ia, sang kelopak masih menatap  penuh harap langkah-langkah yang berlalu dengan frekuensi semakin cepat. Terkadang ia tersenyum karena pada akhirnya ada seorang yang bertubuh mungil menatapnya kebingungan. Dan sesekali, ia dapat bercengkerama dengan semak dan genangan tentang hal tersebut.

Bulan mulai nampak menerangi jalan-jalan yang ia saksikan. Kelap kelip lampu, dan masih saja sepatu-sepatu itu menarik perhatiannya. Deru kendaraan pun menemani kesunyian lubuk hatinya. Permukaan tubuhnya telah penuh dengan debu dan kotoran, tetapi ia tak pernah berhenti berharap.

Lama.
Lama ia menanti.

Jauh.
Semakin jauh harapannya.

Kini ia harus rela berpisah dengan dunia. Sepasang sepatu yang selalu ia kagumi, kini telah membuatnya hancur. Dan semak-semak pun hanya bisa menyesali kepergiannya.

Kelopak yang malang.

Followers

Label

Ceritaku (2) Cinta (1) Corat-coret (3) edukasi (3) Gaje (1) Ilmu (3) Inspirasi (2) IPMI (2) Kisah (3) Opini (1) Renungan (3) Tugas (2)